Category Archives: True Story

Wow! Manusia hidup hanya dengan setengah badan

Peng Shuilin, 37, suffered a series of operations to change the route almost every major organ or system in your body and in only 2 feet tall 7ins now gets about a wheelchair.

Sumber: Google

Advertisements

Kisah Nyata: Pengamen yang Briliant!

Di bulan Januari tahun 2007. Seorang Pria memainkan biola selama sekitar 45 menit di sebuah Stasiun pada saat Jam Sibuk. Selama 45 menit  kira-kira 2 ribu orang telah  lewat di depan dia.

Setelah 3 menit

seorang pria paruh baya melihatnya. Dia memperlambat jalannya dan berhenti selama beberapa detik dan kemudian bergegas untuk memenuhi jadwal.

4 menit kemudian:

Pemain biola itu menerima dolar pertama: seorang wanita melemparkan uang di topi dan, tanpa berhenti, terus berjalan.

Setelah 6 menit:

Seorang pria muda bersandar di dinding untuk mendengarkan dia, lalu melihat jam tangannya dan mulai berjalan lagi.

Setelah 10 menit:

Seorang anak laki-laki berhenti tapi ibunya menariknya karena harus buru-buru. Anak berhenti untuk melihat pemain biola lagi, tapi ibunya menari anak itu dan terus berjalan, menoleh sepanjang waktu. Kejadian ini diulangi oleh beberapa anak-anak lain. Setiap orangtua, tanpa kecuali, memaksa anak-anak mereka untuk berjalan.

Setelah  45 menit:

Musisi itu bermain terus-menerus. Hanya 6 orang berhenti dan mendengarkan sebentar. Sekitar 20 orang memberikan uang tapi terus berjalan. Pria itu hanya mengumpulkan uang sebesar $ 32.

1 jam kemudian:

Ia selesai bermain dan keheningan mengambil alih. Tak seorang pun memperhatikan. Tidak seorang pun bertepuk tangan, juga tidak ada pengakuan.

Tak seorang pun tahu bahwa pemain biola tersebut adalah Joshua Bell, salah satu musisi terbesar di dunia. Dan dia telah memainkan salah satu bagian yang paling rumit yang pernah ia tulis, dengan sebuah biola senilai $ 3.5 juta dolar. Dua hari sebelumnya tiket Joshua Bell telah terjual habis di sebuah teater di Boston di mana per kursi rata-rata seharga $ 100.

Ini adalah kisah nyata. Joshua Bell telah menyamar sebagai pengamen di stasiun metro dan hal ini diselenggarakan bekerjasama dengan Washington Post sebagai bagian dari eksperimen sosial tentang persepsi, rasa dan prioritas masyarakat.

Ini dia cuplikannya:


Yuliana Wetmore: Gadis yang tetap ceria meskipun tidak memiliki wajah..

Yuliana Wetmore, gadis yang terlahir tanpa tulang wajah sehingga wajahnya tidak berbentuk

Website: http://www.julianawetmore.net/

Semula saya ragu untuk memposting tulisan ini, karena hal ini seakan mengekspose cacat seseorang yang sebenarnya merupakan pemberian dari Yang Maha Kuasa, namun setelah saya pikir mendalam dari aspek postitif dan saya renungkan lagi, ada banyak hal yang banyak bisa kita ambil hikmah dan belajar dari gadis cilik ini. Sungguh tidak kuat air mataku untuk tidak meneteskan air, mencoba menyelami dan mencoba memposisikan diri dalam kaca kehidupan dirinya, yang masih polos mungil dalam keceriaan dan spontanitas kelucuan sang bocah. Dialah Juliana Wetmore, gadis kecil yang terlahir dengan kondisi tubuh tidak sempurna sebagaimana teman-teman seusianya. Menurut sumber ruanghati.com Juliana lahir pada tahun 2003 dengan kelainan genetika yang langka (Kraniofasial) lebih dikenal dengan sebutan (Sindrom Treacher Collin).

SAAT MASIH BAYI ,….

Yuliana Wetmore, Walaupun kondisi terlahir tidak seperti teman-teman sebayanya, Yuliana tetap optimis dan ceria

Gadis yang tidak memiliki wajah secara harfiah dikarenakan dia kehilangan 30-40 persen dari tulang rahang dan tulang wajahnya. Menurut dokter yang menanganinya kasus Yuliana merupakan salah satu kasus yang langka di dunia, sampai saat ini Yuliana sudah menjalani operasi bedah plastik wajah sebanyak 20 kali untuk lebih membantu menyempurnakan wajahnya. Dokter mengerti bahwa sangat sulit bahkan mustahil untuk bisa memberikan semacam face off atau wajah baru bagi Yuliana, namun setidaknya mereka mencoba membantu agar keadaannya bisa lebih baik dari yang sekarang. Agar lebih bisa membawa sang gadis Yuliana lebih memiliki rasa percaya diri untuk berinteraksi dengan sesama. Yuliana merupakan gadis cilik yang memiliki kecerdasan yang lumayan bagus, demikian dikatakan orang tuanya. Gadis ini memiliki potensi yang cukup menggembirakan dari sisi intelektualnya. Tuhan Maha Adil dan Bijaksana.

Dengan melihat kondisi Yuliana masihkah kita tidak merasa bersyukur pada apa yang Tuhan Berikan kepada kita saat ini?

Satu hal yang membuat saya menjadi terusik nurani dari Yuliana, yaitu, dengan kondisinya yang demikian gadis ini masih bisa optimis dan ceria, lalu mengapa kita yang diberikan Tuhan kelengkapan badan dan wajah sempurna masih kurang bersyukur. Bukankan Tuhan sudah menciptakan kita terlahir ke dunia ini dengan wujud sesempurna mungkin. Maha Suci Allah, sungguh kita seringkali tidak menyadari dan melupakan kesempurnaan yang Tuhan berikan pada kita. Banyak diantara kita sampai rela untuk mengeluarkan biaya sangat mahal untuk operasi plastik karena kita tidak puas dengan kondisi wajah yang sebenarnya sudah diciptakan Tuhan dengan bagus dan sempurna. Apakah hal itu belum cukup untuk membuat kita mengucap syukur pada-Nya.

Sudahkan Anda mengucap Syukur pada Tuhan hari ini?




yuliana gadis cilik dengan keterbatasan fisik, namun memiliki kecerdasan yang luar biasa