Category Archives: Inspiring

Kisah Nyata Seorang OB Yang Menjadi Vice President Citibank

Sungguh sebuah karunia yang luar biasa bagi saya bisa bertemu dengan seorang yang memiliki pribadi dan kisah menakjubkan. Dialah Houtman Zainal Arifin, seorang pedagang asongan, anak jalanan, Office Boy yang kemudian menjadi Vice President Citibank di Indonesia. Sebuah jabatan Nomor 1 di Indonesia karena Presiden Direktur Citibank sendiri berada di USA.

Tepatnya 10 Juni 2010, saya berkesempatan bertemu pak Houtman. Kala itu saya sedang mengikuti training leadership yang diadakan oleh kantor saya, Bank Syariah Mandiri di Hotel Treva International, Jakarta. Selama satu minggu saya memperoleh pelatihan yang luar biasa mencerahkan, salah satu nya saya peroleh dari Pak Houtman. Berikut kisah inspirasinya:

Sekitar tahun 60an Houtman memulai karirnya sebagai perantau, berangkat dari desa ke jalanan Ibukota. Merantau dari kampung dengan penuh impian dan harapan, Houtman remaja berangkat ke Jakarta. Di Jakarta ternyata Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan ibukota ternyata sangat keras dan tidak mudah. Tidak ada pilihan bagi seorang lulusan SMA di Jakarta, pekerjaan tidak mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan hidup dengan profesi sebagai pedagang asongan, dari jalan raya ke kolong jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.

Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan Jakarta. Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan berdasi. Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai kendaraan berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja memiliki uang yang banyak. Saat itu juga Houtman menggantungkan cita-citanya setinggi langit, sebuah cita-cita dan tekad diazamkan dalam hatinya.

Azam atau tekad yang kuat dari Houtman telah membuatnya ingin segera merubah nasib. Tanpa menunggu waktu lama Houtman segera memulai mengirimkan lamaran kerja ke setiap gedung bertingkat yang dia ketahui. Bila ada gedung yang menurutnya bagus maka pasti dengan segera dikirimkannya sebuah lamaran kerja. Houtman menyisihkan setiap keuntungan yang diperolehnya dari berdagang asongan digunakan untuk membiayai lamaran kerja.

Sampai suatu saat Houtman mendapat panggilan kerja dari sebuah perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di Dunia, The First National City Bank (citibank), sebuah bank bonafid dari USA. Houtman pun diterima bekerja sebagai seorang Office Boy. Sebuah jabatan paling dasar, paling bawah dalam sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama membersihkan ruangan kantor, wc, ruang kerja dan ruangan lainnya.

Tapi Houtman tetap bangga dengan jabatannya, dia tidak menampik pekerjaan. Diterimanyalah jabatan tersebut dengan sebuah cita-cita yang tinggi. Houtman percaya bahwa nasib akan berubah sehingga tanpa disadarinya Houtman telah membuka pintu masa depan menjadi orang yang berbeda.

Sebagai Office Boy Houtman selalu mengerjakan tugas dan pekerjaannya dengan baik. Terkadang dia rela membantu para staf dengan sukarela. Selepas sore saat seluruh pekerjaan telah usai Houtman berusaha menambah pengetahuan dengan bertanya tanya kepada para pegawai. Dia bertanya mengenai istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf mengernyitkan dahinya. Mungkin dalam benak pegawai ”ngapain nih OB nanya-nanya istilah bank segala, kayak ngerti aja”. Sampai akhirnya Houtman sedikit demi sedikit familiar dengan dengan istilah bank seperti Letter of Credit, Bank Garansi, Transfer, Kliring, dll.

Suatu saat Houtman tertegun dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi dokumen (saat ini dikenal dengan mesin photo copy). Ketika itu mesin foto kopi sangatlah langka, hanya perusahaan perusahaan tertentu lah yang memiliki mesin tersebut dan diperlukan seorang petugas khusus untuk mengoperasikannya. Setiap selesai pekerjaan setelah jam 4 sore Houtman sering mengunjungi mesin tersebut dan minta kepada petugas foto kopi untuk mengajarinya. Houtman pun akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto kopi, dan tanpa di sadarinya pintu pertama masa depan terbuka. Pada suatu hari petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya Houtman yang bisa menggantikannya, sejak itu pula Houtman resmi naik jabatan dari OB sebagai Tukang Foto Kopi.

Menjadi tukang foto kopi merupakan sebuah prestasi bagi Houtman, tetapi Houtman tidak cepat berpuas diri. Disela-sela kesibukannya Houtman terus menambah pengetahuan dan minat akan bidang lain. Houtman tertegun melihat salah seorang staf memiliki setumpuk pekerjaan di mejanya. Houtman pun menawarkan bantuan kepada staf tersebut hingga membuat sang staf tertegun. “bener nih lo mo mau bantuin gua” begitu Houtman mengenang ucapan sang staff dulu. “iya bener saya mau bantu, sekalian nambah ilmu” begitu Houtman menjawab. “Tapi hati-hati ya ngga boleh salah, kalau salah tanggungjawab lo, bisa dipecat lo”, sang staff mewanti-wanti dengan keras. Akhirnya Houtman diberi setumpuk dokumen, tugas dia adalah membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya pada kolom tertentu. Stempel tersebut harus berada di dalam kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom. Alhasil Houtman membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut karena dia sangat berhati-hati sekali. Selama mengerjakan tugas tersebut Houtman tidak sekedar mencap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen yang ada. Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai istilah dan teknis perbankan. Kelak pengetahuannya ini membawa Houtman kepada jabatan yang tidak pernah diduganya.

Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang diberikan dan selalu mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik. Dia pun ringan tangan untuk membantu orang lain, para staff dan atasannya. Sehingga para staff pun tidak segan untuk membagi ilmu kepadanya. Sampai suatu saat pejabat di Citibank mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan kompetensi yang dimilikinya, padahal Houtman hanyalah lulusan SMA.

Peristiwa pengangkatan Houtman menjadi pegawai Bank menjadi berita luar biasa heboh dan kontroversial. Bagaimana bisa seorang OB menjadi staff, bahkan rekan sesama OB mencibir Houtman sebagai orang yang tidak konsisten. Houtman dianggap tidak konsisten dengan tugasnya, “jika masuk OB, ya pensiun harus OB juga” begitu rekan sesama OB menggugat.

Houtman tidak patah semangat, dicibir teman-teman bahkan rekan sesama staf pun tidak membuat goyah. Houtman terus mengasah keterampilan dan berbagi membantu rekan kerjanya yang lain. Hanya membantulah yang bisa diberikan oleh Houtman, karena materi tidak ia miliki. Houtman tidak pernah lama dalam memegang suatu jabatan, sama seperti ketika menjadi OB yang haus akan ilmu baru. Houtman selalu mencoba tantangan dan pekerjaan baru. Sehingga karir Houtman melesat bak panah meninggalkan rekan sesama OB bahkan staff yang mengajarinya tentang istilah bank.

19 tahun kemudian sejak Houtman masuk sebagai Office Boy di The First National City Bank, Houtman mencapai jabatan tertingginya yaitu Vice President. Sebuah jabatan puncak citibank di Indonesia. Jabatan tertinggi citibank sendiri berada di USA yaitu Presiden Director yang tidak mungkin dijabat oleh orang Indonesia.

Sampai dengan saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor Houtman masuk sebagai OB pensiun sebagai Vice President, dan hanya berpendidikan SMA. Houtman pun kini pensiun dengan berbagai jabatan pernah diembannya, menjadi staf ahli citibank asia pasifik, menjadi penasehat keuangan salah satu gubernur, menjabat CEO di berbagai perusahaan dan menjadi inspirator bagi banyak orang .

(Kisah Nyata Houtman Zainal Arifin, disampaikan dalam training Leadership bank Syariah Mandiri)

Sumber: Kaskus


Tongkat Besi vs Kunci

MEMAHAMI… Sebuah gembok dengan kokoh mengunci pintu pagar.
Sebatang tongkat besi yg gagah perkasa mengerahkan seluruh tenaganya tapi tetap saja tak mampu membuka gembok itu.

Datanglah sebuah kunci yg kecil.
Dengan ringan kunci kecil itu
berputar, 1 suara ‘klik’ & terbukalah gembok itu.

Batang besi tak habis pikir bertanya, : “Mengapa aku yg setengah mati mengerahkan tenaga tak bisa membuka nya tapi kamu yg kecil dengan mudahnya bisa ?”

Kunci menjawab, : “Itu karena aku memahami isi hatinya”

Hati setiap  manusia ibaratnya pintu yg tergembok, batangan besi yg paling kokoh pun tak bisa membukanya.

Perhatian & kasih sayang akan merubah kita menjadi sebuah kunci kecil yg akan dapat memahami & membuka pintu hati orang lain.


SI PENCURI KUE

Suatu malam, seorang wanita sedang menunggu di bandara. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang wktu, ia membeli buku dan sekantong kue di sebuah gerai toko di bandara, lalu menemukan tempat duduk.

Sambil duduk, wanita tsb memakan kue sambil membaca buku yg baru dibelinya.

Dalam keasyikannya, ia melihat lelaki di sebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua kue yg berada diantara mereka berdua.

Wanita tsb mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan.

Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si “Pencuri Kue” yg pemberani itu menghabiskan persediaannya.

Ia makin kesal sementara menit2 berlalu. Wanita itupun sempat berpikir: (“Kalau aku bukan orang baik, tentu sudah kutonjok dia !”).

Setiap ia mengambil satu kue, si lelaki itu juga mengambil satu.
Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan, dan ia segera mengumpulkan barang2 miliknya dan menuju pintu gerbang.

Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari buku yg hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas karena kaget. Ternyata disitu ada kantong kuenya. Koq milikku ada di sini, jadi kue tadi adalah milik siapa. Milik lelaki itu?

Ah, terlambat sudah untuk meminta maaf; ia tersandar dan sedih.

Bahwa sesungguhnya akulah yg salah, tak tahu terima kasih dan akulah sesungguhnya sang pencuri kue itu; bukan dia!

Dalam hidup ini, kisah pencuri kue seperti tadi seringkali terjadi.

Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri, dan tak jarang kita berprasangka buruk.

Orang lainlah yg selalu salah, orang lain yg patut disingkirkan, orang lain yg tak tahu diri, orang lain yg berdosa, orang lain yg selalu bikin masalah.

Kita sering mengalami hal diatas, kita sering berpikir bahwa kita paling benar sendiri, kita paling suci, kita paling tinggi, kita paling pintar, dst.

Sejak detik ini, bisakah kita memulai untuk rendah hati ???  Tanpa membanggakan Kekayaan & Jabatan kita

Copas from milis


Efek kesehatan dari pikiran negatif

Dr. Masaru Emoto San dalam bukunya (Efek kesehatan dari pikiran negatif)

* Jika sering membiarkan diri kita stress maka kita akan mengalami gangguan pencernaan.

* Jika sering khawatir, kita bisa terkena sakit punggung.

* Jika mudah tersinggung maka kita akan terkena insomnia (susah tidur).

* Jika sering kebingungan, akan terkena sakit tulang belakang bagian bawah.

* Jika sering membiarkan rasa takut yang berlebihan, akan mudah terkena penyakit ginjal.

* Jika suka cemas akan diikuti sakit dyspepsia (sulit mencerna).

* Jika suka marah bisa sakit hepatitis.

* Jika sering apatis/acuh terhadap lingkungan, bisa mengakibatkan vitalitas melemah.

* Jika sering tidak sabar, bisa mengakibatkan diabetes (sakit gula).

* Jika sering merasa kesepian, bisa mengakibatkan sakit demensia senelis (memori & kontrol fungsi tubuh berkurang).

* Jika sering bersedih, bisa menderita leukemia.

Maka dari itu, mari kita pelihara hati yang gembira, bersyukur dan selalu “Positive Thinking”

Sumber: Milis Sityb


Garasi Keren dengan Biaya Murah

Nih contohnya

Ha ha ha ha…
Tinggal sulap tembok rumah anda menjadi Garasi keren hanya dengan menempelkan WALLPAPER….

Ini beberapa contoh lainnya:


Sepuluh Hal Kecil Yang Mengubah Hidup

Dari keseluruhan hari, berapa persen waktu yang Anda habiskan untuk bekerja? 50 persen? 60 persen? atau malah 75 persen? Yah, katakan saja demikian, untuk Anda yang workaholic bahkan Anda bisa melupakan jam tidur, makan atau bahkan berkumpul dengan keluarga Anda. Tetapi coba pikirkan, apakah Anda bahagia dengan meluangkan hampir seluruh waktu Anda untuk bekerja dan mencari uang?

Jawabannya bisa dipastikan, TIDAK! Bahkan terkadang Anda berharap dalam sehari ada 48 jam, dan bukan 24 jam. Karena Anda ingin menyelesaikan semua tugas Anda yang belum kelar.

Stop! jangan mengeksploitasi diri dan malah membuat Anda semakin tertekan. Kebahagiaan tak akan Anda raih dengan memaksa dan hanya memaksa. Jika ingin hidup Anda bahagia, ada 10 hal kecil berikut yang akan mengubah hidup Anda. Percayalah Woman telah mengujinya untuk Anda.

Hal 1#: Sisipkan menu buah dalam sarapan pagi dan makan siang Anda

Kedengarannya hal yang sepele, namun Anda sering kali melupakan dan malah memilih semua makanan sampah yang tak sehat. Akibatnya, Anda menjadi sebuah tandon aneka penyakit berbahaya, dan tentu saja stres semakin meningkat levelnya. Sisipkan saja buah yang Anda suka, tenang saja, Anda tak akan pernah bosan kok dengan menu yang satu ini. Selain manfaat kesehatan yang Anda raih, detox buah ini juga membantu mengurangi stres pada diri Anda.

Hal 2#: 5 to 10 minutes

Sediakan waktu setiap harinya 5-10 menit, bercengkerama dengan orang yang Anda kasihi. Perlu digaris bawahi, ini berarti Anda tak akan sibuk memencet-mencet BlackBerry Anda dan mengecek email yang masuk. Atau mengirimkan pesan via BBM, dan mengingatkan rekan Anda apa yang harus dilakukan pada presentasi besok. Hanya 5-10 menit saja, lupakan total hal tentang pekerjaan!

Hal 3#: berjalan kaki

Anda mungkin terlalu sibuk sehingga dalam sehari harus mondar-mandir kota Jakarta, pagi sampai larut malam. Jalan kaki? well, itu mungkin hanya dilakukan di dalam ruangan, di kantor, di rumah atau saat menuju parkiran mobil. Tambahkan satu session jalan kaki Anda, cukup 15 menit saja. Di pagi hari, di jalan depan rumah Anda. Udara segar pagi hari sangat baik untuk meredam stres dan emosi Anda. Anda pun akan menyadari betapa beruntungnya Anda saat ini, tinggal di rumah besar yang sehat, dengan pekerjaan, dan keluarga bahagia. Ternyata usaha Anda selama ini tak sia-sia ya.

Hal 4#: Bicara secara langsung

Memang saat ini alat komunikasi semakin canggih. Bahkan Anda bisa menyapa sahabat Anda lewat jejaring sosial atau private messenger. Namun luangkan waktu untuk berbincang langsung dengan mereka. Bahas apa saja yang terlintas dalam benak Anda. Bahkan mungkin keluhan atau curhatan tentang pekerjaan Anda. Hal ini akan membuat Anda lega, bahkan Anda bisa bertukar informasi bersama mereka. Canda tawa mengenang masa lalu. Sungguh obat yang luar biasa.

Hal 5#: Matikan seluruh alat komunikasi Anda

Tak bisa hidup tanpa alat komunikasi, siapa bilang? Di jaman dahulu pun sebelum Anda punya Blackberry atau iPhone Anda masih bisa hidup tuh. Jadi tak ada salahnya dong jika dalam waktu istirahat Anda, alat komunikasi itu Anda matikan dan nikmati tidur yang berkualitas. Ini saatnya otak Anda beristirahat, bukan terus menerus diperas sampai sarinya habis.

Hal 6#: Melihat daftar pengeluaran

Wah bisa-bisa Anda stres jika melihat daftar pengeluaran dengan angka-angka tagihan yang mengerikan. Tidak! justru inilah yang akan membuat Anda sadar, bahwa selama ini semua barang itu telah Anda beli.

Coba lihat lagi, barang apa yang Anda beli hanya karena ada tulisan SALE tapi malah tak terpakai. Nah, next time Anda bisa berhati-hati dan mengontrol pengeluaran Anda.

Hal 7#: Berdoa!

Anda mungkin bukan satu-satunya yang lupa akan hal ini. Ya, sebenarnya ini adalah hal yang besar dan penting. Namun selalu terlihat sebagai hal kecil di mata Anda. So, akhirnya Woman memutuskan untuk memasukkan pada daftar kecil Anda, agar Anda tak menganggapnya sebagai suatu beban saat melakukannya. Ok then, siapkan saja waktu 2-3 menit untuk mengucap syukur dan berdoa bahwa Anda telah diberikan semua hal yang Anda miliki saat ini. Ingat, bersyukur! bukan mengeluh karena Anda tak juga naik gaji, atau protes karena Anda gagal dipromosikan. Tetapi benar-benar mengucap terima kasih karena Anda telah dicukupi kebutuhannya.

Hal 8#: Berterima kasih

Kepada siapa Anda harus berterima kasih? Kepada orang tua Anda, kepada pasangan, kepada anak Anda (mungkin jika Anda sudah memiliki anak), kepada sahabat Anda, kepada rekan, dan semua orang.
Untuk apa? apakah harus seseorang melakukan sesuatu terlebih dahulu untuk diberi ucapan terima kasih? Tidak cukupkah Anda merasa Anda harus berterima kasih karena mereka telah hadir di dalam hidup Anda?

Hal 9#: Tersenyum

Oh lihatlah semua kerutan yang ada di dahi dan di sekitar mata Anda itu. Bukan, itu bukan karena krim anti aging Anda tidak berfungsi, tetapi karena Anda lupa apa itu tersenyum! Untuk itu, biarkan senyuman itu mengembang setiap hari di wajah Anda. Sesering mungkin. Dokter kecantikan Anda mungkin lupa memberitahukan bahwa krim anti aging Anda, tak akan memberikan hasil memuaskan tanpa senyuman dari Anda.

Hal 10#: Membaca sebuah kata-kata inspirasional

Anda mungkin gemar mengumpulkan inspirational quotes. Pilih salah satu menjadi favorit Anda, tentunya yang menginspirasi dan memberi motivasi. Baca dan ucapkan setiap hari, Anda tak akan pernah menyadari bagaimana mantera ajaib itu berfungsi.

Kebahagiaan bukan hanya melulu materi. Tetapi bagaimana Anda mengubah hal kecil menjadi hal yang besar di dalam hidup Anda.

Sumber: MetroTVNews.com


10 Tanda yg bisa membuktikan anda Orang Kaya

Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau miskin? Gampang. Berikut ini adalah indikasi2 yg bisa membuktikan bahwa Anda adalah orang kaya.

1. ORANG KAYA BISA MEMBERI :
Seseorang bisa dikatakan kaya kalo sudah bisa memberi. Mengapa? Logikanya gini : orang kaya hartanya sudah terlalu banyak dan dia sering bingung harus taruh di mana.

2. ORANG KAYA TIDAK REWEL :
Kembalian dari toko kurang Rp 50 perak? Pelayan di restoran jorok? Pakaian pramusaji gak rapi? So what? Pada dasarnya, ketika Anda membeli sesuatu, pergi ke restoran, ke hotel, atau ke mana pun, dan ada orang yg “melayani” Anda, logikanya orang itu punya posisi di bawah Anda (namanya juga pelayan….)
3. ORANG KAYA TIDAK BERHITUNG :
Kalo teman yg minjam uang telat ngembaliin, ya udahlah. Toh cuman 1-2 hari atau 1-2 tahun. Ngapain diributin? Toh uang di rumah masih ada kok. Orang berhati besar dapat terlihat dari sikapnya yang bisa berpasrah. Hanya orang kaya yg punya hati besar.

4. ORANG KAYA TIDAK MEMINTA-MINTA :
Orang kaya tidak pernah minta2 pada tetangga atau sodara2nya. Mereka punya harga diri yg cukup tinggi, dan selalu berusaha utk mencukupkan dirinya sendiri. Tidak ada kata susah bagi orang kaya.

5. ORANG KAYA TIDAK IRI :
Mengapa harus iri dengan tetanga yg punya mobil baru? Mengapa harus dengki pula dengan teman yg punya rumah mewah? Kita orang kaya kok. Kita punya semua yg mereka miliki, dan semuanya abadi.

6. ORANG KAYA TIDAK GAMPANG MARAH :
Orang ngomongin kita? Ngatain kita? Atau bahkan mencibir kita? Trus kenapa? Anda merasa bermasalah? Saya gak tuh. Karena saya orang kaya. Mengapa? Lha, orang kaya itu punya wawasan yg luas. Justru dengan wawasan luaslah kita bisa kaya seperti sekarang. Bukti kalo orang berwawasan luas adalah dia bisa menerima segala hal, termasuk cibiran, omongan miring, dan gosip tentang dirinya.

7. ORANG KAYA PUNYA PRINSIP :
Orang kaya tahu harus ke mana. Karena itu dia gak gampang dipelintir, dibeli, atau disuap orang. Jalannya jelas, dan komitmennya kuat. Dia punya pertimbangan yg baik dan berani mengambil keputusan serta tanggung jawab dari keputusan yg diambilnya.
8. ORANG KAYA MENGHARGAI ORANG LAIN :
Siapapun teman dan lawan kita, di mata orang kaya, semuanya sama. Orang Kaya sangat bisa mengayomi dan berdialog dengan siapapun tanpa prasangka. Mereka juga akan sangat menghargai saran orang2, baik yg membangun apalagi yg menjatuhkan. Dia bahkan akan serta merta memeluk orang2 yg berempati maupun yg tidak bersimpati padanya.
9. ORANG KAYA PUNYA TATA KRAMA :
Dalam tradisi orang Timur, orang itu bisa kaya kalo menghormati orang tua. Tidak perduli bagaimana kasarnya orang tua mereka, tetapi anak2 selalu menjunjung orang yg lebih tua itu. Mereka akan bersikap sopan, selalu menolong, dan bahkan selalu menghargai para tetua. Tanpa mengeluh. Tanpa dendam.
10. ORANG KAYA TAKUT TUHAN :
Berapa pun hasil yg kau peroleh hari ini, semuanya berasal dari Tuhan. Tuhan punya kehendak dan bisa membuatmu sukses, serta membuatmu hancur. Ketika kau takut pada Tuhan, Dia akan memberikan apa yg kau mau. Tetapi jika kau sombong, hanya dengan meniupkan sedikit nafasNya, maka habislah engkau.
Inilah ciri2 Orang Kaya yg benar2 kaya sekaya-kayanya. Jika Anda telah melakukan semua hal ini, maka sudah sangat jelas kalau Anda adalah orang kaya.

So…. Jika ingin sukses dan jadi orang paling kaya di dunia : lakukanlah hal ini !!! Dan jika semuanya Anda lakukan, sudah dapat dipastikan : Andalah ORANG TERKAYA DI DUNIA !!!

(Thanks for Angella Ang)