Monthly Archives: March 2011

Tips Menghadapi Gempa

Indonesia adalah salah satu negara yang rawan gempa. Celakanya gempa adalah salah satu bencana yang sangat sulit diperkirakan kapan datangnya dan berapa kekuatannya.

Kendati demikian, ada beberapa tips sederhana dalam menghadapi gempa baik itu sebelum, pada saat ataupun sesudah terjadinya gempa.

Namun sebelum kita mengetahui tips-tips sebelum gempa kita harus memperhatikan hal-hal penting yang terkait gempa.

Berikut beberapa hal yang harus dipahami soal gempa dari Badan Meterologi dan Geofisika. Kunci utama itu antara lain mengenali apa yang disebut gempa bumi. Selain itu, memastikan struktur dan letak rumah atau bangunan dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan gempa.

Hal lainnya lagi adalah mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan anda agar terhindar bahaya gempa bumi Langkah lainnya adalah mengenali lingkungan tempat bekerja dan tinggal.

Misalnya, memperhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung.

Lalu belajar melakukan P3K dan menggunakan alat pemadam kebakaran. Dan tak lupa mencatat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi/

Hal yang perlu dilakukan lagi adalah mempersiapkan keadaan rumah agar dapat meminimalkan akibat gempa. Contohnya, perabotan seperti lemari ataupun kabinet diatur menempel pada dinding dengan cara dipaku atau diikat.

Cara ini untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa. Perlu dilakukan juga untuk menyimpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah, agar terhindar dari kebakaran.  Selalu mematikan air, gas dan listrik apa bila sedang tidak digunakan.

Hal yang perlu dilakukan lagi adalah mengatur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa.

Lalu bagaimana jika saat terjadi gempa? Ada beberapa tips di beberapa situasi jika terjadi gempa.

Jika anda berada dalam bangunan atau rumah. Jika ada gempa lindungi kepala dan badan anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau benda lain yang dapat menahan tekanan.

Selain itu, mencari tempat yang paling aman dari reruntuhan goncangan. Dan sedapat mungkin berlari keluar apabila masih dapat dilakukan. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka.

Kalau ada gempa menghindari dari bangunan yang ada di sekitarnya gedung, tiang listrik, pohon dan lain-lain. Perhatikan tempat berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.

Jika sedang mengendarai mobil. Jika terjadi gempa keluar atau turun dan menjauh dari mobil untuk menghindari jika terjadi pergeseran.

Mencari tempat yang paling aman dari reruntuhan goncangan. Jangan pernah berhenti di jembatan!

Jika tinggal atau berada di pantai, jauhi pantai untuk menghindar terjadinya tsunami dengan mencari tempat yang lebih tinggi atau bangunan yang cukup kuat dan tinggi.

Jika tinggal di daerah pegunungan, apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Tips lainnya adalah tips sesudah terjadi gempa. Tips pertama jika berada berada dalam bangunan. Yang harus dilakukan jika berada pada situasi ini adalah keluar dari bangunan tesebut dengan tertib.

Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K.
Telepon dan minta pertolongan apabila terjadi luka parah pada anda atau sekitar anda. Selain itu harus juga memeriksa lingkungan sekitar misalnya apabila apabila terjadi kebakaran.

Periksa apabila terjadi kebocoran gas dan arus pendek. Periksa aliran dan pipa air. Periksa segala hal yang dapat membahayakan seperti mematikan listrik dan tidak menyalakan api.

Hal yang harus dihindari pasca gempa adalah jangan masuk ke bangunan yang sudah terjadi gempa, karena kemungkian masih terdapat reruntuhan.

Jangan berjalan di sekitar daerah gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada. Selalu mendengarkan informasi mengenai gempa dari radio ataupun informasi lainnya. Ini untuk menghindari apabila terjadi gempa susulan.

sumber: Vivanews

Advertisements

Efek kesehatan dari pikiran negatif

Dr. Masaru Emoto San dalam bukunya (Efek kesehatan dari pikiran negatif)

* Jika sering membiarkan diri kita stress maka kita akan mengalami gangguan pencernaan.

* Jika sering khawatir, kita bisa terkena sakit punggung.

* Jika mudah tersinggung maka kita akan terkena insomnia (susah tidur).

* Jika sering kebingungan, akan terkena sakit tulang belakang bagian bawah.

* Jika sering membiarkan rasa takut yang berlebihan, akan mudah terkena penyakit ginjal.

* Jika suka cemas akan diikuti sakit dyspepsia (sulit mencerna).

* Jika suka marah bisa sakit hepatitis.

* Jika sering apatis/acuh terhadap lingkungan, bisa mengakibatkan vitalitas melemah.

* Jika sering tidak sabar, bisa mengakibatkan diabetes (sakit gula).

* Jika sering merasa kesepian, bisa mengakibatkan sakit demensia senelis (memori & kontrol fungsi tubuh berkurang).

* Jika sering bersedih, bisa menderita leukemia.

Maka dari itu, mari kita pelihara hati yang gembira, bersyukur dan selalu “Positive Thinking”

Sumber: Milis Sityb


Mobil Terbang (Flying Car)

Siapa bilang mobil tidak bisa terbang. Gambar di bawah ini membuktikan bahwa nantinya semua mobil akan bisa terbang.

The Transition®

Every pilot faces uncertain weather, rising costs, and ground transportation hassles on each end of the flight. The Transition® combines the unique convenience of being able to fold its wings with the ability to drive on any surface road in a modern personal airplane platform. Stowing the wings for road use and deploying them for flight at the airport is activated from inside the cockpit. This unique functionality addresses head-on the issues faced by today’s Private and Sport Pilots.
Terrafugia’s award-winning MIT-trained engineers have been advancing the state-of-the-art in personal aircraft since 2006. Now you can streamline your flying experience with the revolutionary integration of personal land and air travel made possible by the Transition® Roadable Aircraft.

Performance

Cruise: 100 kts (115 mph)
Rotate: 70 kts (80 mph)
Stall: 45 kts (51 mph)
Range: 400nm (460 mi)
Takeoff over 50′ obstacle: 1700′
Fuel burn: 5 gph
Fuel tank: 20 gallons
Useful Load: 430 lbs
On road: 30 mpg, highway speeds
Light Sport Aircraft (LSA)
Convenience
Front wheel drive on the ground
Automotive-style entry and exit
Two place, side by side
Automated electromechanical folding wing
No trailer or hangar needed
Cargo area holds skis, fishing poles or golf clubs
Safety
Drive in case of inclement weather
Proven 100 hp Rotax 912S engine
Full vehicle parachute available
Modern glass avionics
Automotive crash safety features

Dimensions

Folded:
6’ 9” tall
80” wide
18’ 9” long
Airplane:
6’ 3” tall
19’ 2” long
Wingspan:
27’ 6”
Cockpit:
51” at the shoulder
Training
Become a Sport Pilot in as little as 20 hours of flight time in a Transition®-specific course. For existing pilots, get comfortable quickly with the familiarization training included with every Transition® delivery.
Order Today
Place your fully refundable $10,000 airframe reservation deposit here. Anticipated purchase price: $194,000.

 

Terrafugia has completed flight testing of the Transition POC (Proof of Concept). Introducing the Transition®. Simply land at the airport, fold your wings up and drive home.


 

Sumber: http://www.terrafugia.com/photogallery.html


Bahagia Adalah Keputusan

Suatu hari, seorang pedagang kaya datang berlibur ke sebuah pulau yang masih asri. Saat merasa bosan, dia berjalan-jalan keluar dari villa tempat dia menginap dan menyusuri tepian pantai. Terlihat Di sebuah dinding karang seseorang sedang memancing, dia menghampiri sambil menyapa,   "Sedang memancing ya pak?", sambil menoleh si nelayan menjawab,   "Benar tuan. Mancing satu-dua ikan untuk makan malam keluarga kami".   "Kenapa cuma satu-dua ikan pa … Read More

via Yogi Sunanto