Monthly Archives: July 2010

Tip: Agar Nasi Tidak Mudah Basi

Namanya orang Indonesia, belum merasa makan kalau belum bertemu nasi. Kadang kita memasak nasi sekaligus banyak agar tidak memasak dua kali. Namun, sering kali nasi menjadi basi. Bagaimana cara mencegah hal itu terjadi?

1. Saat memasak nasi satu liter berilah air perasan jeruk nipis satu buah. Selain nasi tidak menjadi basi, nasi terlihat lebih putih dibanding tidak diberi jeruk nipis.

2. Kalau mau menaruh nasi yang baru matang di tempat nasi, jangan langsung ditutup.

3. Jika memasak nasi di rice cooker, taruh serbet bersih di antara tutup rice cooker agar uapnya bisa diserap dan tidak menyebabkan basi. Bila serbet sudah terlampau basah, ganti dengan serbet yang baru.

4. Selain itu, agar tidak mubazir, sebaiknya masak nasi sesuai dengan jumlah penghuni rumah. Dengan begitu, Anda tidak perlu membuang nasi yang pastinya akan basi

Sumber: Kompas


4 Cara Mengatasi Kram

Otot yang kram bisa dialami oleh siapa saja dan pada bagian tubuh mana saja, tapi kebanyakan masyarakat mengalami kram di bagian kaki. Lalu bagaimana cara mengatasi kram?

Kram otot yang terjadi secara tiba-tiba bisa disebabkan oleh satu otot atau lebih dan berlangsung mulai dari beberapa detik hingga menit. Kondisi ini paling umum disebabkan oleh kejang otot, selain itu ada juga akibat dehidrasi, sirkulasi mineral yang tidak merata atau masalah lainnya.

Kaki menjadi bagian tubuh yang paling sering terkena serangan kram, hal ini karena kaki menjadi penopang berat tubuh sehingga rentan mengalami tekanan yang berlebihan. Seperti dikutip dari Livestrong, Kamis (15/7/2010) ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kram dan membuat kondisi seseorang menjadi lebih baik, yaitu:

Melakukan pemijatan
Terapi pijat adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi kram, karena bisa membantu otot menjadi rileks. Melalui pemijatan ini akan membuat mobilisasi jaringan menjadi lebih lunak serta merangsang sirkulasi atau aliran darah.

Akibatnya aliran darah bisa membawa oksigen dan nutrisi lainnya ke sel, sehingga membantu membersihkan limbah metabolisme termasuk asam laktat yang tertumpuk di otot.

Mengompres dengan air hangat
Mengompres dengan sesuatu yang hangat bisa memperbaiki fleksibilitas tendon dan juga ligamen, mengurangi rasa sakit, meningkatkan aliran darah dan metabolisme serta mengurangi kejang otot. Hangat yang dialirkan bisa merangsang pelepasan zat endorfin yang dapat menghambat rasa sakit.

The Sports Injury Bulletin menunjukkan ketika aliran panas tersebut diterapkan pada bagian tubuh akan membuat dinding pembuluh darah menjadi rileks, namun sebaiknya tidak diterapkan jika bagian tubuh mengalami peradangan. Untuk meningkatkan fleksibitas jaringan, suhu yang diberikan sebaiknya berkisar antara 40-45 derajat celsius dan durasinya selama 5-30 menit.

Melakukan peregangan atau streching
Peregangan adalah salah satu solusi jangka pendek untuk kram. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS) arah yang harus dilakukan untuk menahan peregangan tergantung dari otot mana yang mengalami kram, hal ini bisa ditentukan berdasarkan apa yang bisa membuat kaki merasa bertambah parah atau lebih baik.

AAOS menyarankan agar melakukan peregangan sebelum dan setelah laihan, hal ini bisa berguna sebagai pemanasan bagi otot. Salah satu caranya bisa dengan berjalan di tempat atau berjalan cepat.

Mengonsumsi cairan
Beberapa kondisi kram disebabkan oleh dehidrasi, sehingga mengonsumsi air lebih banyak bisa membantu meringankan kram. Seseorang yang melakukan olahraga akan mengalami peningkatan suhu tubuh, sehingga konsumsi air harus lebih banyak dari biasanya untuk mencegah dehidrasi yang dapat memicu kram.

Sumber: Detik.com


14 Penyebab Tubuh Gampang Capek

Tubuh merasa lelah diselingi dengan menguap kerap terjadi ketika Anda beraktivitas. Bisa jadi, rasa kantuk yang terjadi karena Anda tidak cukup tidur, kurang energi, atau bahkan mengidap penyakit, seperti anemia. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Berikut ini adalah 14 penyebab rasa lelah dan kiat-kiat dalam mengatasinya:

1. Tidak Cukup Tidur
Umumnya orang dewasa membutuhkan tujuh hingga delapan jam sehari untuk tidur. Apabila Anda mengantuk berat saat beraktivitas, bisa jadi karena kualitas dan kuantitas tidur Anda menurun. Hati-hati, karena kurang tidur bisa berakibat buruk pada kesehatan dan konsentrasi Anda.

Cara mengatasinya: buatlah prioritas waktu tidur dan jadwal teratur untuk tidur. Jauhkan laptop, ponsel, atau PDA ketika Anda tidur karena hal itu akan membantu mengurangi gangguan saat tidur.

2. “Sleep Apnea”
Beberapa orang berpikir bahwa mereka sudah cukup tidur. Namun, tak pernah berpikir kalau mereka mengalami sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitas napas dan terjadi berulang-ulang. Mungkin Anda tidak menyadarinya, tetapi setiap kali muncul gangguan ini kualitas tidur akan menurun. Hal ini menyebabkan Anda tetap merasa kurang tidur meski sudah menghabiskan waktu delapan jam untuk istirahat.

Sleep apnea juga berkaitan dengan berbagai penyakit, seperti hipertensi, gangguan jantung, diabetes, dan stroke. Sleep apnea terjadi akibat penyempitan saluran napas selama tidur. Akibatnya, pasokan oksigen akan berulang kali terhenti sepanjang malam.

Cara mengatasinya: kurangi berat badan bila anda kegemukkan, berhenti merokok, dan cobalah tidur menggunakan alat bantu yang disebut CPAP yang  menjaga Anda tetap bernapas sepanjang malam.

3. Kekurangan Energi
Makan yang terlalu sedikit menyebabkan tubuh kelelahan, tetapi menyantap makanan yang salah juga dapat menjadi masalah. Diet seimbang membantu menjaga kadar gula darah Anda dalam rentang normal dan mencegah rasa lelah ketika gula darah Anda menurun.

Cara mengatasinya: selalu sarapan setiap pagi dan mencoba menambahkan protein dan karbohidrat kompleks di setiap makanan. Misalnya, makan telur dengan roti gandum. Anda juga dapat mengonsumsi makanan selingan untuk menjaga energi sepanjang hari.

4. Anemia
Anemia merupakan penyebab utama kelelahan pada wanita. Mengeluarkan darah selama menstruasi dapat menyebabkan kekurangan zat besi. Sel-sel darah merah sangat diperlukan tubuh karena mereka membawa oksigen ke jaringan dan organ.

Cara mengatasinya: anemia biasa disebabkan kurangnya zat besi. Ada baiknya Anda mengakali dengan minum suplemen zat besi dan makan makanan yang kaya zat besi, seperti daging, hati, kerang, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya zat besi.

5. Depresi
Anda mungkin berpikir depresi hanyalah gangguan emosi. Namun, ternyata hal ini juga berhubungan dengan gejala fisik. Salah satu gejala fisik yang paling umum adalah kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan. Jika Anda tetap merasa lelah dan murung selama lebih dari dua minggu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Cara mengatasinya: depresi dapat diatasi melalui psikoterapi dan pengobatan secara medis.

6. Hypothyroidism
Tiroid adalah kelenjar kecil di pangkal leher Anda. Organ ini berfungsi mengendalikan metabolisme tubuh dan mengatur kecepatan tubuh mengubah makanan menjadi energi. Ketika kelenjar ini tidak berfungsi dengan baik dan fungsi-fungsi metabolisme dalam tubuh berjalan lambat, Anda mungkin merasa lemas dan bertambah gemuk.

Cara mengatasinya: apabila tes darah menunjukkan hormon tiroid Anda sedang rendah, dokter akan meresepkan hormon sintetis untuk mengembalikan kinerja tubuh Anda.

7. Kebanyakan Menenggak kafein
Mengonsumsi kafein dalam dosis wajar dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Namun, terlalu banyak kafein dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, dan kejang. Berdasarkan penelitian, mengonsumsi kafein terlalu banyak juga dapat menyebabkan kelelahan pada beberapa orang.

Cara mengatasinya: secara bertahap kurangi konsumsi kopi, teh, cokelat, minuman ringan, dan setiap obat yang mengandung kafein. Menghentikan secara tiba-tiba dapat menyebabkan penarikan kafein dan kelelahan berlebihan.

8.  Infeksi Saluran Kemih
Jika pernah mengalami infeksi saluran kemih (ISK), Anda mungkin mengalami rasa sakit seperti terbakar. Namun, infeksi ini tak selalu ditunjukkan dengan gejala tersebut. Dalam beberapa kasus, kelelahan mungkin satu-satunya tanda Anda terkena ISK. Anda dapat melakukan tes urine untuk memastikan ISK.

Cara mengatasinya: periksa ke dokter. Obat-obat jenis antibiotik dapat diresepkan untuk mengatasi ISK dan kelelahan biasanya akan hilang setelah sekitar seminggu.

9. Diabetes
Penderita diabetes umumnya memiliki kadar gula darah tinggi, tetapi gula darah ini tetap berada dalam aliran darah dan tidak masuk ke dalam sel-sel sehingga tidak dapat diubah menjadi energi.

Alhasil, tubuh bisa kehabisan energi meskipun Anda cukup makan. Jika Anda sering mengalami kelelahan tanpa sebab, minta dokter Anda untuk melakukan tes diabetes.

Cara mengatasinya: pengobatan diabetes dengan cara mengubah gaya hidup, seperti diet dan olahraga, terapi insulin dan obat-obatan dapat membantu tubuh dalam memproses gula.

10. Dehidrasi
Kelelahan bisa jadi tanda Anda terkena dehidrasi. Meskipun Anda bekerja di luar atau berkutat di atas meja, tubuh tetap membutuhkan air untuk bekerja dengan baik dan tetap tenang. Tanda-tanda orang dehidrasi ialah Anda mengalami kehausan.

Cara mengatasinya: minumlah air sepanjang hari sehingga urine Anda bewarna terang. Minimal dua gelas air setiap satu jam atau mengonsumsi air lebih banyak sebelum melakukan aktivitas fisik yang sudah direncanakan. Kemudian, lanjutkan latihan Anda lalu minumlah dua gelas lagi.

11. Penyakit Jantung
Ketika Anda merasa kelelahan akibat kegiatan rutin, seperti membersihkan rumah atau menyiangi halaman, bisa jadi itu pertanda jantung tidak bekerja dengan baik. Jika ternyata kegiatan sehari-hari yang mudah pun semakin sulit untuk dilakukan, segeralah berkonsultasi kepada dokter.

Cara mengatasinya: mengubah gaya hidup, menjalani pengobatan, dan ikutilah prosedur dari terapi yang Anda jalankan untuk membuat jantung Anda pada kondisi lebih baik sekaligus mengembalikan energi Anda.

12. Kerja “Shift”
Bekerja malam atau melakukan kerja shift dapat mengganggu jam tidur Anda. Anda mungkin merasa lelah ketika harus terjaga. Dan, Anda mungkin mengalami kesulitan tidur di siang hari.

Cara mengatasinya: batasi aktivitas pada siang hari ketika Anda perlu istirahat. Ciptakanlah suasana kamar tidur menjadi gelap, tenang, dan sejuk.

13. Alergi Makanan
Beberapa dokter percaya ketidaksadaran akan alergi pada jenis makanan tertentu dapat membuat Anda mengantuk. Jika intensitas kelelahan meningkat setelah makan, mungkin anda harus memerhatikan jenis makanan yang mungkin tak menyebabkan Anda gatal-gatal, tetapi cukup membuat Anda mengantuk.

Cara mengatasinya: cobalah untuk berhenti menyantap salah satu jenis makanan untuk melihat apakah itu berkorelasi meningkatkan kelelahan pada diri Anda. Anda juga dapat meminta dokter untuk melakukan tes alergi makanan.

14. Fibromyalgia dan CFS
Jika kelelahan Anda berlangsung lebih dari enam bulan dan sangat parah sehingga Anda tidak dapat mengatur kegiatan sehari-hari, sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome/CFS) atau fibromyalgia adalah suatu kemungkinan. Keduanya dapat memiliki berbagai gejala, salah satu yang utama adalah kelelahan.

Cara mengatasinya: meski tidak ada penyembuhan cepat untuk CFS atau fibromyalgia, penderita justru mendapat keuntungan dari perubahan jadwal harian, yaitu belajar memperbaiki kebiasaan tidur menjadi lebih baik dan memulai  program latihan yang ringan.

Kiat Mengurangi Kelelahan

Jika Anda merasa lelah, tetapi tidak ada hubungannya dengan kondisi medis, mungkin salah satu solusinya adalah olahraga. Penelitian menunjukkan, orang dewasa sehat tetapi kerap merasa lelah bisa memperoleh tambahan energi signifikan dari program latihan sederhana.

Dalam sebuah penelitian, peserta mengendarai sepeda statis selama 20 menit dengan kecepatan ringan. Melakukan jenis latihan ini selama tiga kali seminggu sudah cukup untuk mengobati kelelahan.

Sumber: Kompas.com


FOTO PATUNG TEMBUS PANDANG


Foto patung “tembus pandang” di atas bukan foto rekayasa(photoshop), patung yang berdiri di tepi pantai itu memang benar-benar apa adanya. Patung itu dibuat 2 bagian yang terpisah, bagian pertama adalah kaki kanan patung yang dibuat hingga lutut, danbagian lain terdiri dari kaki kiri hingga lutut disambung koper, lalu koper disambung tangan kiri + dada hingga kepala.

Sumber: http://dewaklasik.com