Tips: Menyimpan Makanan Sisa di Kulkas

Usai mengadakan hajatan, selain rasa bahagia, yang juga masih tersisa adalah makanan yang menjadi jamuan. Rasanya terlalu sayang jika dibuang begitu saja. Apalagi kalau mengingat jerih payah mengolahnya.

Nah, agar tak sia-sia dan aman diolah di kemudian hari, pahami yang satu ini, agar makanan sisa tetap layak dimakan setelah diolah kembali.

1. Bungkus rapat. Masalah menyimpan makanan memang mendasar tapi sangat berguna. Untuk menghindari makanan basi, kering, atau terkontaminasi bakteri, bungkus makanan dalam wadah kedap udara. Jika menggunakan plastik, ketika makanan sudah masuk, tekan pelan-pelan plastik hingga udara di dalamnya keluar. Gunanya, agar kontaminasi oksigen bisa diperkecil.

2. Dinginkan segera. Bakteri tumbuh dengan mudah dalam suhu ruangan, hindari dengan segera memasukkan makanan sisa ke dalam lemari es. Simpannya pun tak boleh sembarangan, bungkus dengan kontainer plastik kedap udara. Jika baru dipanaskan, biarkan beberapa saat sampai uap panasnya hilang, baru simpan.

3. Beri jarak. Ketika menyimpan makanan dalam wadah, jangan memaksakan isinya hingga penuh. Beri sisa ruang sekitar 5 cm. Tujuannya agar makanan cepat dingin. Begitu juga di lemari es, jangan biarkan bagian dalamnya sesak dengan makanan. Pasalnya, ini akan mengganggu sirkulasi udara dingin dalam lemari es.

4. Hemat ruang. Untuk mengatasi poin 3 tadi, lebih baik siapkan plastik kedap udara yangΒ  bisa ditutup rapat (sealed bags). Plastik ini juga ringkas, jika misalnya Anda ingin membagikan makanan sisa pada tetangga.

5. Jangan potong. Berniat menyiasati ruang penyimpanan makanan sisa dengan memotongnya? Lebih baik jangan. Apalagi jika makanan sisa berupa daging, lebih baik langsung simpan. Memotong dagingnya hanya akan meningkatkan jumlah bakteri di bagian luar daging.

6. Lebih lama, freezer saja. Kalau makanan sisa tidak akan diolah dalam waktu dekat, simpan dalam freezer yang suhunya lebih dingin daripada lemari es.

7. Buang isinya. Untuk makanan seperti ayam isi, pisahkan isinya segera. Lalu simpan di freezer sampai waktunya diolah kembali. Sebagai catatan, isian makanan hanya bisa digunakan paling lama 3-4 hari, sementara untuk yang berkuah, waktunya lebih singkat, yaitu 1-2 hari.

Sumber: Kompas.com

About Tips Gadget

Gadget, Smartphone, Android, Apple, Windows Phone, BlackBerry, Teknologi, dan Sosial Media View all posts by Tips Gadget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: