10 Alasan Utama Mengapa Anda Kurang Disukai

Saat Anda melenggang ke kantin, suasana yang tadinya ramai dan penuh obrolan, seketika menjadi sepi. Begitu juga saat Anda berjalan di sepanjang lorong kantor, semua orang sepertinya menghindari Anda. Ada apa ini?

Jika Anda mengalami hal-hal serupa di atas, maka mungkin deretan alasan berikut yang menjadi penyebabnya.

Pamer

Apakah Anda termasuk orang yang sering pamer? Sering menebar informasi tak penting tentang diri sendiri yang bisa membuat orang lain merasa iri? Sikap pamer sama parahnya dengan sok tahu, sebab keduanya bisa membuat Anda selalu makan siang sendirian di kantor.

Cuek

Anda tidak pernah ada waktu untuk rekan kerja. Saat mereka mengundang Anda makan bersama, Anda lebih memilih untuk makan di meja kantor sambil bekerja. Saat mereka mengajak Anda hang out bersama, Anda harus buru-buru pulang.

Penolakan demi penolakan yang terlalu sering dilontarkan akan membuat rekan merasa bahwa Anda memang tidak berminat menjalin hubungan pertemanan dengan mereka.

Molor

Apakah Anda sering terlambat, sering menambah jatah jam makan siang, dan jarang bekerja dengan serius hingga arloji menunjukkan pukul 2 siang?
Apakah Anda termasuk orang yang sengaja berlambat-lambat di saat yang lain sedang bekerja keras? Sikap molor bisa membuat orang lain jadi ilfill.

Ember bocor

Anda termasuk orang yang tahu segalanya tentang tiap orang dalam kantor. Jika Anda ingin agar orang lain tetap betah berada di dekat Anda, maka belajarlah untuk menyimpan rahasia.

Pemaksa

Apakah Anda tanpa sadar termasuk orang yang suka memaksa dalam meminta dukungan atau persetujuan rekan kerja? Jika ya, maka segera hentikan. Tidak ada yang lebih melelahkan daripada menghadapi rekan kerja yang hobi memaksa atau berargumentasi untuk membenarkan opini sendiri.

Haus dukungan

Apakah Anda termasuk pekerja yang hobi bergosip dan mencari dukungan ke sana ke mari?! Jika respon yang sering Anda terima dari rekan adalah semacam “Yah, benar, kamu benar,” atau sikap ogah saat mendengarkan, maka kini saatnya bagi Anda untuk kembali ke meja Anda, berdiam diri, dan mulai bekerja.

Terlalu terbuka

Sebaiknya simpan rahasia kehidupan keluarga atau pribadi Anda untuk keluarga dan teman-teman terdekat saja. Tak semua rekan kerja tertarik dengan cerita Anda mengenai pengalaman kehabisan popok bayi.

Malas dan tidak rapi

Meninggalkan piring kotor di meja, makanan basi di kulkas kantor, hingga remah-remah di meja kerja orang lain bisa membuat rekan mana pun geram.

Muka dua

Bersikap manis saat bos berada di hadapan, lalu menertawakannya saat ia jauh, benar-benar mencerminkan karakter seorang penjilat. Jika Anda hobi menggosipkan rekan atau bos dengan rekan lain, maka Anda akan dicap sebagai orang bermuka dua.

Seenaknya sendiri

Kantor adalah tempat kerja, sekaligus tempat umum. Dengan demikian tidak seorang pun berhak untuk memperlakukannya sebagai tempat pribadi. Jadi, jika Anda menerima telepon pastikan bahwa pembicaraan telepon tersebut tidak sampai mengganggu orang lain.

Jika Anda mendapati salah satu karakter tersebut sebagai bagian diri Anda, maka kini saatnya untuk berubah. Memang Anda tidak mungkin dapat mengambil hati semua orang, namun hubungan baik dengan beberapa rekan bisa dipertahankan bila Anda mau bersikap baik.

Lagipula, meski saat ini Anda berpikir bahwa Anda tidak akan membutuhkan mereka karena Anda bekerja sendiri, namun suatu kelak nanti siapa yang tahu?! (Kpl/ICH)

Sumber :

About Tips Gadget

Gadget, Smartphone, Android, Apple, Windows Phone, BlackBerry, Teknologi, dan Sosial Media View all posts by Tips Gadget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: