Yuliana Wetmore: Gadis yang tetap ceria meskipun tidak memiliki wajah..

Yuliana Wetmore, gadis yang terlahir tanpa tulang wajah sehingga wajahnya tidak berbentuk

Website: http://www.julianawetmore.net/

Semula saya ragu untuk memposting tulisan ini, karena hal ini seakan mengekspose cacat seseorang yang sebenarnya merupakan pemberian dari Yang Maha Kuasa, namun setelah saya pikir mendalam dari aspek postitif dan saya renungkan lagi, ada banyak hal yang banyak bisa kita ambil hikmah dan belajar dari gadis cilik ini. Sungguh tidak kuat air mataku untuk tidak meneteskan air, mencoba menyelami dan mencoba memposisikan diri dalam kaca kehidupan dirinya, yang masih polos mungil dalam keceriaan dan spontanitas kelucuan sang bocah. Dialah Juliana Wetmore, gadis kecil yang terlahir dengan kondisi tubuh tidak sempurna sebagaimana teman-teman seusianya. Menurut sumber ruanghati.com Juliana lahir pada tahun 2003 dengan kelainan genetika yang langka (Kraniofasial) lebih dikenal dengan sebutan (Sindrom Treacher Collin).

SAAT MASIH BAYI ,….

Yuliana Wetmore, Walaupun kondisi terlahir tidak seperti teman-teman sebayanya, Yuliana tetap optimis dan ceria

Gadis yang tidak memiliki wajah secara harfiah dikarenakan dia kehilangan 30-40 persen dari tulang rahang dan tulang wajahnya. Menurut dokter yang menanganinya kasus Yuliana merupakan salah satu kasus yang langka di dunia, sampai saat ini Yuliana sudah menjalani operasi bedah plastik wajah sebanyak 20 kali untuk lebih membantu menyempurnakan wajahnya. Dokter mengerti bahwa sangat sulit bahkan mustahil untuk bisa memberikan semacam face off atau wajah baru bagi Yuliana, namun setidaknya mereka mencoba membantu agar keadaannya bisa lebih baik dari yang sekarang. Agar lebih bisa membawa sang gadis Yuliana lebih memiliki rasa percaya diri untuk berinteraksi dengan sesama. Yuliana merupakan gadis cilik yang memiliki kecerdasan yang lumayan bagus, demikian dikatakan orang tuanya. Gadis ini memiliki potensi yang cukup menggembirakan dari sisi intelektualnya. Tuhan Maha Adil dan Bijaksana.

Dengan melihat kondisi Yuliana masihkah kita tidak merasa bersyukur pada apa yang Tuhan Berikan kepada kita saat ini?

Satu hal yang membuat saya menjadi terusik nurani dari Yuliana, yaitu, dengan kondisinya yang demikian gadis ini masih bisa optimis dan ceria, lalu mengapa kita yang diberikan Tuhan kelengkapan badan dan wajah sempurna masih kurang bersyukur. Bukankan Tuhan sudah menciptakan kita terlahir ke dunia ini dengan wujud sesempurna mungkin. Maha Suci Allah, sungguh kita seringkali tidak menyadari dan melupakan kesempurnaan yang Tuhan berikan pada kita. Banyak diantara kita sampai rela untuk mengeluarkan biaya sangat mahal untuk operasi plastik karena kita tidak puas dengan kondisi wajah yang sebenarnya sudah diciptakan Tuhan dengan bagus dan sempurna. Apakah hal itu belum cukup untuk membuat kita mengucap syukur pada-Nya.

Sudahkan Anda mengucap Syukur pada Tuhan hari ini?




yuliana gadis cilik dengan keterbatasan fisik, namun memiliki kecerdasan yang luar biasa

 


Tuhan Sanggup Memberkati Kita

“Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.”‭‭2 Korintus‬ ‭9:8‬ ‭TB‬‬
“Allah berkuasa memberi kepada kalian berkat yang melimpah ruah, supaya kalian selalu mempunyai apa yang kalian butuhkan; bahkan kalian akan berkelebihan untuk berbuat baik dan beramal.”

‭‭2 Korintus‬ ‭9:8‬ ‭BIMK‬‬
Tuhan kita sanggup memberkati kita sehingga kita memiliki segala yang kita butuhkan, bahkan berkelebihan sehingga kita juga bisa menjadi berkat bagi orang lain dengan apa yang kita punya. 
Doa:

Tuhan berkati saya berlimpah sehingga saya juga bisa menberkati orang lain dengan berkat yang telah Engkau berikan, sehingga namaMu dimuliakan. 


LGBT : SEBUAH GERAKAN PENULARAN

Sekedar Berbagi…!!!Copas dr group Fisip UI sptnya bagus utk menjadi wacana kita : Adriano Rusfi, Psikolog
LGBT : SEBUAH GERAKAN PENULARAN
Mungkin ada yang heran bertanya, kenapa saya begitu keras terhadap perilaku Lesbianism, gay, bisexual and transexualism (LGBT). Saya seakan penuh murka dan tak memberikan sedikitpun ruang toleransi bagi pengidapnya.
Mungkin saya perlu klarifikasi bahwa saya tidak sedang bicara tentang pelaku, orang dan oknum. Terhadap oknum, orang dan pelaku LGBT, kita harus tetap mengutamakan kasih-sayang, berempati, merangkul dan meluruskan mereka. Dan saya juga tidak sedang bicara tentang sebuah perilaku personal dan partikular. Saya juga tak sedang bicara tentang sebuah gaya hidup menyimpang yang menjangkiti sekelompok orang. Karena saya sedang bicara tentang sebuah GERAKAN !!!
Ya, saya sedang bicara tentang sebuah GERAKAN : ORGANIZED CRIME yang secara sistematis dan massif sedang menularkan sebuah penyakit !!! Sekali lagi, bagi saya ini bukan semata perilaku partikular, sebuah kerumunan, bahkan bukan lagi semata-mata sebuah gaya hidup, tapi sebuah harakah : MOVEMENT !!! Terlalu paranoidkah kesimpulan ini ???
Saya telah mengumpulkan begitu banyak kesaksian di kampus-kampus tentang mahasiswa-mahasiswa normal kita yang dipenetrasi secara massif agar terlibat dalam LGBT dan tak bisa keluar lagi darinya. Perilaku mereka sangat persis seperti sebuah sekte, kultus atau gerakan-gerakan eksklusif lainnya : fanatik, eksklusif, penetratif dan indoktrinatif. Ya, ini telah berkembang menjadi sebuah sekte seksual.
Kenapa mereka perlu menjadi sebuah gerakan ?
Karena target mereka tak main-main : mendorong pranata hukum agar eksistensi mereka sah secara legal. Dan untuk itu mereka membutuhkan beberapa prasyarat :
Pertama, jumlah mereka harus signifikan secara statistik, sehingga layak untuk mengubah asumsi, taksonomi dan kategorisasi
Kedua, keberadaan mereka telah memenuhi persyaratan populatif, sehingga layak disebut sebagai sebuah komunitas
Ketiga, perilaku mereka telah diterima secara normatif menurut persyaratan kesehatan mental dari WHO
Untuk memenuhi ketiga hal ini, maka organisasi ini harus mampu menularkan penyimpangannya secara eksponensial kepada lingkungannya. Mereka telah mempelajari hal itu dari keberhasilan “perjuangan” saudara-saudara mereka di Amerika Serikat. Mereka sadar, pertumbuhan jumlah mereka hanya bisa dilakukan lewat penularan, mengingat mereka tak mungkin tumbuh lewat keturunan. Mereka sadar, tanpa penularan mereka akan punah !!!
Kenapa harus menyasar mahasiswa ?
Sebenarnya yang ingin mereka sasar ada dua : Pertama, mahasiswa; dan yang kedua, institusi akademik. Mereka menyasar mahasiswa, karena mahasiswa adalah generasi galau identitas dengan kebebasan tinggi dan tinggal di banyak tempat kost. Sedangkan institusi akademik perguruan tinggi mereka butuhkan untuk menguatkan legitimasi ilmiah atas “kenormalan” mereka. Mereka bergerilya secara efektif, dengan dukungan payung HAM dan institusi internasional.

Bacaan dan renungan dari Tere lie:
*Sesama jenis
Per 1 Januari 2015, tercatat ada 17 negara yang undang-undangnya telah melegalkan perkawinan sesama jenis. Dan akan menyusul belasan negara lain. Trend dukungan atas perkawinan sesama jenis terus bertambah.
Silahkan tanya ke politisi negeri ini, apakah mereka akan melegalkan perkawinan sesama jenis di Indonesia? Sekarang sih saya yakin jawabannya: TIDAK. Tapi 20-30 tahun lagi, tergantung situasinya. Jika itu membuat mereka terpilih, akan banyak politisi yang bersedia menyetujuinya. Saya tidak berlebihan. Itu rasional sekali. Silahkan cek di negara2 lain. Tahun 1950, tidak ada satupun negara yang melegalkan perkawinan ini, tapi dunia berubah sangat cepat, kelompok pendukung kebebasan semakin besar, kelompok yang tidak peduli, i dont care semakin banyak, sistem demokrasi mempercepat legalisasi perkawinan sesama jenis. Sah. Atas nama kebebasan. 
Semua agama melarang perkawinan sesama jenis. Tapi demokrasi tidak mengenal kitab suci. Kalian tahu, bahkan homo kelas berat, masih santai pergi ke gereja, ke tempat2 ibadah. Mereka hanya mengenal suara terbanyak. Saya kasih contoh, Brazil, Mei 2011 mereka melegalkan perkawinan sesama jenis. Apakah orang Brazil tidak beragama? 90% penduduk mereka beragama, lantas apakah tidak ada di sana yang keberatan dengan legalisasi ini? Jawabannya sederhana: mayoritas tutup mata. I dont care. Urus saja masing2. Saya tidak mau recok. kamu jangan rese. Yang sesama cowok mau ciuman di tempat umum pun, bodo amat. Toh, mereka tidak mengganggu saya.
Dulu, Brazil itu sangat religius. Lantas kenapa sekarang jadi berubah sekali? Bagaimana mungkin politisi mereka meloloskan UU itu? Apakah rakyatnya tidak keberatan. Itulah kemenangan besar paham kebebasan. Mereka masuk lewat tontonan, bacaan, menumpang lewat kehidupan glamor para pesohor. Masyarakat dibiasakan melihat sesuatu yang sebenarnya mengikis kehadiran agama. Awalnya jengah, lama-lama terbiasa, untuk kemudian apa salahnya? Di sisi lain, eksistensi agama dipertanyakan. Tuh lihat, toh yang beragama juga bejat, tuh lihat, mereka juga menjijikkan. Fobia agama dibentuk secara sistematis, dimulai dari pemeluknya sendiri, untuk kemudian, orang2 dalam posisi gamang, mulai mengangguk, benar juga. Orang2 jadi malas mendengarkan nasehat agama, buat apa? Urus sajalah urusan masing2.
Rumus ini berlaku sama di seluruh dunia. Apapun agamanya. Bahkan termasuk dalam kasus, tidak ada agama di suatu tempat, hanya ada nilai-nilai luhur–yang pasti juga akan melarang pernikahan sesama jenis. Fasenya sama persis. Strateginya juga sama. Dekatkan mereka dengan materialisme dunia, jauhkan mereka dari nilai-nilai luhur. Gunakan teknologi untuk mempercepat prosesnya. Internet misalnya, itu efektif sekali menyebarkan berita, propaganda, dsbgnya.
Apakah Indonesia juga akan begitu? 
Silahkan tunggu 20-30 tahun lagi. Jika tidak ada yang membangun benteng2 pemahaman bagi generasi berikutnya, tidak ada yang membangun pertahanan tangguh, malah sibuk saling sikut berkuasa, sibuk berebut urusan dunia, sibuk dengan urusan duniawinya, 20-30 tahun lagi, kita akan menyaksikan pasangan cowok bermesraan di tempat2 umum. Tetangga sebelah rumah kita adalah pasangan sesama jenis, dan mereka dilindungi oleh UU, karena sudah dilegalkan. Ketika masa itu tiba, kalian bisa kembali mengeduk catatan ini.
Pedulilah, hidup ini bukan cuma urusan pribadi masing-masing. Hidup ini tentang saling menjaga, saling menasehati, saling meluruskan. Pedulilah, Kawan, ikut menyebarkan pemahaman baik, lindungi keluarga, teman, remaja, dan semua orang yang bisa kita beritahu agar menjauhi prilaku melanggar aturan agama, nilai2 kesusilaan

*Tere liye. …*


Rupiah Melemah, Dollar Menguat. Tulisan ini layak disimak

Tulisan Rhenald Kasali ini layak disimak…
Guys, dolar sudah tembus Rp 13.3 ribu. Sebentar lagi akan banyak kita saksikan postingan yang hanya mengeluhkan keadaan dan complain. Padahal bagi mereka yang memiliki entrepreneurial thinking & action, remember this one: Every single bad news is good news. It is opportunity.

Dulu saat dollar tembus Rp 17.000 (krismon 1998) dimana-mana hanya ada komplain, karena sebagian besar pengusaha hutangnya in USD. Tetapi diam-diam petani kopi di Lahat, lampung, dll, hidup senang dari export.
Demikian juga exportir lainnya. Senang diam saja. Rugi, ramai!

Tentu ini tidak akan menyenangkan bagi mereka yang berpenghasilan tetap: PEGAWAI. Apalagi jika sudah sangat konsumtif. Tentu ini menyulitkan bagi pengrajin Tempe, karena sebagian besar bahan baku kedelai kita masih impor. Tapi ini baik bagi petani kedelai lokal. Sayangnya, luas lahan pertanian kedelai untuk memenuhi perut kita yang doyan makan tempe tidak memadai. Selain masakah alam dan logistic. Sayangnya pula, ini menjelang hari raya. Kebutuhan pangan kita sedang tinggi2nya. Stok kita pun perlu penanganan khusus, sebab kita tinggal di negri kepulauan yang uang untuk bangun infrastrukturnya bertahun2 telah kita bakar buat subsidi BBM di daerah padat.
Dan KEPAHITAN INI masih harus kita jalani minimal 3 tahun ke depan. Mengapa 3 TAHUN?. Karena inilah PERUBAHAN. Ketika kurva ekonomi sedang naik ke atas, kita bongkar karena ekonomi selama ini TIDAK BALANCE. Selama ini tidak balance antara kapitalisme dengan kerakyatan, antara Indonesia barat dengan timur, antara plutokrat dengan buruh.
KITA Bongkar, terjadi perubahan, kurva pertama dalam SIGMOID CURVE kita tinggalkan. Masuk ke kurva kedua, harus siap turun dahulu. TURUN karena rakyat kaya tak disubsidi BBM nya, impaknya pada harga pangan, tapi infrastruktur yang dibangun baru akan jadi 3 tahun lagi.
PADAHAL infrastruktur yang buruk itulah yang mengakibatkan kita kalah bersaing dengan negri jiran, logistic cost kita mahal, ketimpangan dsb. Pelabuhan2 baru yang lautnya dalam, dermaga lebih luas, dengan teknologi baru, akan jadi 3 tahun lagi. Kita baru pada tahap groundbreaking.
Selama 30 tahun Jasa Marga hadir, kita hanya bisa membangun 800 km jalan tol. Kini akan dibangun jalan tol baru besar2an. Selama bertahun2 kita sedikit sekali mebangun power plant, beberapa tahun terakhir hanya 1.000-2.000 MW. Kini dibangun 7-10.000 MW setahun. Selama puluhan tahun kereta api hanya ada di jawa dan sebagian Sumatra, tahun depan ribuan KM akan dibangun di semua pulau Nusantara.
Semua itu akan membuat kita lebih baik, tapi 3-5 tahun lagi. Sabarkah kita? Ini masalah besar. Kesabaran bukan masalah kecil. Sulit disangkal kita tengah terbelenggu oleh Zona Nyaman. Nyaman dengan uang banyak, pulsa murah, bebas bicara, dan jual kecap. Kita lagi senang ganti gadget, motor-mobil, ziarah, piknik, umroh, beli tas mewah (40% yang antre di hermes Paris adalah orang kita).
Pengacara kita juga senang karena sedang banyak kasus korupsi, prostitusi, artis konflik, sengketa tanah, judicial review dst. Feenya pun tinggi. Dokter juga senang karena rumah sakit penuh terus, penyakit tak kunjung habis di negri ini. Bahkan dukun pun sibuk.

Wirausaha juga senang karena masih bisa menghindar dari pajak, meski perijinan mahal, toh bisa usaha tanpa izin. Guru2 juga senang karena sejak gajinya membaik, status lebih menarik, motor pun berganti mobil.
Politisi yang korup juga makin senang karena KPK sedang melemah dan mereka bisa mengajukan praperadilan. Orangtua pun senang karena memasukkan anak ke SD sampai SMA pun gratis. Tak banyak yang menyadari bahwa uang kuliah kita pun underprice. Kebanyakan preman pun juga senang karena mereka bisa membuat ormas yang tak bisa dibubarkan. Ormas2 bisa jadi alat untuk menekan, demo bayaran dll.
Tetapi semua itu selalu disambut dengan PENYANGKALAN.
Menyangkal telah menjadi kaya. Kita terus merasa miskin dan akhirnya kelakuan kita pun bak rakyat miskin. Kita menjadi lebih banyak menuntut ketimbang berbuat, blamming others ketimbang mengkoreksi diri, mencari2 kesalahan ketimbang usulan. Kita menjadi lebih banyak ingin menguasai, mengambil. Ketimbang memberi. Dan menjadi tak sabaran.
Padahal, perubahan kita suarakan. Kita tuntut. Namun tak banyak yang mengerti, perubahan itu artinya PENGORBANAN. PERUBAHAN itu butuh kita. Butuh dukungan moril. Bukan hujatan. Kalau anda hujat, mereka akan kembali POPULIS dan AMBIGU seperti masa lalu.
BERBAHAGIALAH kalian yang bersabar, yang sudah melihat (masa depan itu), meski BELUM TERLIHAT. NAMUN kasihanilah, mereka yang DIBUTAKAN, apalagi yang sudah buta namun mulutnya pedas, enteng menghujat dan selalu menyuarakan kebencian.
Sekali lagi, PERUBAHAN butuh KITA. Jangan buang waktu. BERBUAT jauh lebih baik ketimbang mencari-cari kesalahan. 

Kata E Rossevelt, The Future belongs to those who believe in the beauty of their dreams. Action yuk.


Woman Held Hostage by ISIS: ‘I Have Surrendered Myself to Our Creator’

Kayla Mueller (Daily Courier )American ISIS hostage and American Kayla Mueller is dead, parents Carl and Marsha Mueller confirmed.

“Kayla was a compassionate and devoted humanitarian. She dedicated the whole of her young life to helping those in need of freedom, justice and peace,” her parents said.

Mueller’s Christian faith is now in the spotlight, as her parents share a personal letter they received from Mueller’s fellow hostages. The letter, published by multiple news sources, reveals how Mueller’s faith held her during her captivity.

“I have been shown in darkness, light + have learned that even in prison, one can be free,” Mueller wrote. “I am grateful. I have come to see that there is good in every situation, sometimes we just have to look for it. I pray each each day that if nothing else, you have felt a certain closeness + surrender to God as well + have formed a bond of love + support amongst one another.”

She also wrote how her parents’ faith influenced her as well.

“I remember mom always telling me that all in all in the end the only one you really have is God. I have come to a place in experience where, in every sense of the word, I have surrendered myself to our creator b/c literally there was no else…. + by God + by your prayers I have felt tenderly cradled in freefall.”

Despite her death, Mueller instructs her family and friends how to handle their grief.

“Please be patient, give your pain to God. I know you would want me to remain strong. … by God’s will we will be together soon.”

Mueller was captured by ISIS in Syria in August 2013, and was the only known remaining U.S. hostage held by the Islamic State group.

U.S. President Barack Obama says the U.S. is seeking out Mueller’s killers.

“No matter how long it takes, the United States will find and bring to justice the terrorists who are responsible for Kayla’s captivity and death,” he says.

For the full letter, click here.


Untuk Kamu Yang Banyak Uang dan Doyan Makan

Jerman adalah sebuah negara industri terkemuka. Di negara seperti ini, banyak yg mengira warganya hidup foya-foya. Ketika saya tiba di Hamburg, saya bersama rekan-rekan masuk ke restoran. Kami lihat banyak meja kosong.Ada satu meja dimana sepasang anak muda sedang makan. Hanya ada 2 piring makanan dan 2 kaleng bir di meja mereka. Saya bertanya-tanya dalam hati apa hidangan yg begitu simple dapat disebut romantis dan apa si gadis akan mninggalkan si pemuda kikir tersebut? Kemudian ada lg beberapa wanita tua di meja lainnya. Ketika makanan dihidangkan, pelayan akan membagi mkanan tersebut dan mereka akan menghabiskan tiap butir makanan yg ada di piring mereka. Karena kami lapar, rekan kami pesan lebih banyak makanan. Saat selesai, tersisa kira-kira sepertiganya yang tidak dapat kami habiskan di meja. Begitu kami hendak meninggalkan restoran, wanita tua yang dari meja sebelah berbicara pada kami dalam bahasa Inggris, kami paham bahwa mereka tidak senang kami memubazirkan makanan. “Kami yang bayar kok, bukan urusan kalian berapa banyak makanan yg tersisa,” kata rekanku pada para wanita tua tersebut. Wanita-wanita itu meradang. Salah satunya segera mengeluarkan handphone dan menelpon seseorang. Sebentar kemudian seorang lelaki berseragam sekuritas sosial pun tiba. Setelah mendengar tentang sumber masalah pertengkaran, ia menerbitkan surat denda 50 Euro pada kami.

Kami semua terdiam. Petugas tersebut berkata dengan suara yang galak,
“PESANLAH HANYA YG SANGGUP ANDA MAKAN, UANG ITU MILIKMU TAPI SUMBER DAYA ALAM INI MILIK BERSAMA. ADA BANYAK ORANG LAIN DI DUNIA YANG KEKURANGAN. KALIAN TIDAK PUNYA ALASAN UNTUK MENSIA-SIAKAN SUMBER DAYA ALAM TERSEBUT.”

Pola pikir dari masyarakat di negara makmur tersebut membuat kami semua malu bener, KAMI SUNGGUH HARUS MERENUNGKAN HAL INI.
Kita sering pesan banyak dan sering berlebihan saat menjamu orang.
PELAJARAN INI MENGAJARI KITA UNTUK SERIUS MENGUBAH KEBIASAAN BURUK KITA.
“MONEY IS YOURS BUT RESOURCES BELONG TO THE SOCIETY.”
Jadi kawan-kawan, mari mulai mengurangi pemubaziran, karena uang memang milikmu, tapi sumber daya alam itu milik bersama.

Selamat menikmati makanan Anda.


Kamus Bahasa Alay

Kamus Alay

A
Aku : Akyu, Akuwh, Akku, (Asu)
Anak : Nax, Anx, Naq (ko-naq?), Naggh
Add : Et, Ett (biasanya minta di add friendsternya)
Apa : Pa, PPa (PPa ???)
Aja : Ja, Ajj (Ajj bacanya apa ya?)
Assalamualaikum = Chamleeqummbh, camLeQumPh

B
Belum : Lom, Lum
Boleh : Leh
Baru : Ru
Buat : Wat, Wad
Banget : Bangedh, Beud, Beut (sekalian aja baut sama obeng)
Bokep : Bokebb

C
Cewek : Cwekz
Cowok : Cwokz
Cuekin : Cuxin
Curhat : Cvrht (anjing ini bahasa rusia apa?)
Cakep : Ckepp,ckeb
Cape : Cppe, Cpeg
Chat : C8

D
Dong : Dumz, Dum (apa Dumolit?)
Deh : Dech, Deyh
Dulu : Duluw (Dulux aja biar bisa ngecat rumah)

G
Gitu : Gtw, Gitchu, Gituw
Gue : W, Wa, Q, Qu, G

H
Hai : Ui (Apa Ui? Universitas Indonesia?)
Halo : Alow (menurut kalian, apakah kita teletubbies?)

I
Iya/Ya : Yupz, Ia, Iupz
Imut : Imoetz, Mutz
Ini : Iniyh, Nc

K
Kakak : Kakagg
Kamu : Kamuh, Kamyu, Qmu, Kamuwh, Kammooh, qaMue
Khusus : Khuzuz
Kalian : Klianz
Kenal : Nal (buset irit karakter banget)
Karena/Soalnya : Coz, CzKalau : Kaluw, Klw, Low (oh maann…)
Ketawa : , xixixi, haghaghag, (bacanya apa coba tolong jelaskan), ini semakin ga jelas ; lalalalalalalala (gila kali ya)
Keren : Krenz, Krent
Kurang : Krang, Krank (Crank?)
Kok : KoQ, KuQ, Kog, Kug, kok, kogH
Kan : Khan, Kant, Kanz
Kangen: kaNgeDh, KangeuNnd

L
Love : Luph, Luff, Loupz, Louphh
Loh : Loch, Lochkz, Lochx
Lagi : Ghiy, Ghiey, Gi
Lucu : Luthu, Uchul, Luchuw
Lupa : Lupz
Lo : U
Lagi apa ni = gie Apz nUe, gii Pa NicH

M
Maaf: mu’uph,muphs,maav
Main : Men
Makan : Mumz, Mamz, mums,mu’umhs
Masuk : Suk, Mzuk, Mzug, Mzugg
Mengeluh : Hufft
Manis : Maniezt, Manies

N
Nya, contoh : misalnya, jadi misalna, misal’a, misal.a
Nggak : Gga, Gax, Gag, Gz, Ngak
Nih : Niyh, Niech, Nieyh

P
Photo : Putu
Paling : Plink, P’ling
Punya : Pya, P’y
Pasti : Pzt

R
Reply : Repp (ini yang paling sering ditemukan di dunia maya)
Rumah : Humz, Hozz

S
See You : Ciiyuuu…
Sorry : Cowwyy, Sowry
Siapa : Sppa, Cppa, Cpa, Spa
Sempat : S4
SMS : Cmz, ZMZ, XMX, MZ (oh god…)
Sih : Siech, Sieyh, Ciyh (nggak sekalian aja Syekh Puji)
Sayang : Saiank, Saiang, SaiiaNk, SayaNQ,saiYongg
Salam : Lam
Setiap : Styp
Sibuk = cHybuQh, ciiBugH

T
Tempat : T4
Telepon : Tilp
Tiap : Tyap
Tapi : PPi
Tau : Taw, Tawh, Tw
Tuh : Tuwh, Tuch
Thank you = teNgs

U
Udah : Dagh

Y
Yang : Iank/Iang, Eank/Eang (ada juga yang iiank/iiang)
Yuk : Yuq, Yuqz, Yukz

###########################################################

KAMUS NON BAHASA ALAY
Merupakan keterangan singkatan yang kebanyakan orang awam yang kurang faham.

Ababil : singkatan dari ‘ABG Labil’
ABC : Anak Bau Chiki (komunitas ini biasa nya peralihan menuju ABG)
Lebay : Berlebihan
Alay: Singkatan dari ‘Anak Layangan’
Jablay: Jarang Dibelai
Emo : Emosi

*Jika ada kosakata baru, silakan beritahu kami*


MY EMERGENCY PHONE NUMBERS..

When in sorrow.. call JOHN 14
When people fail you.. call PSALM 27
If you want to be fruitful.. call JOHN 15
When you have sinned.. call PSALM 51
When you worry.. call MATTHEW 6:19-34
When you are in danger.. call PSALM 91
When God seems faraway.. call PSALM 139
When your faith needs stirring.. call HEBREWS 11
When you are lonely and fearful.. call PSALM 23
When you grow bitter and critical.. call 1COR.13
For Paul’s secret to hapiness.. call COL.3:12-17
For idea of christianity.. call 1COR5:15-19
When you feel down and out.. call ROMANS 8:31-39
When you want peace and rest.. call MATTHEW 11:25-30
When the world seems bigger than God.. call PSALM 90
When you want christian assurance.. call ROMANS 8:1-30
When you leave home for labour or travel.. call PSALM 121
When your prayers grow narrow or selfish.. call PSALM 67
For a great invention/opportunity.. call ISAIAH 55
When you want courage for a task.. call YOSHUA 1
How to get along wit fellow men.. call ROMANS 12
When you think of investments/returns.. call MARK.10
If you are depressed.. call PSALM 27
If your pocketbook is empty.. call PSALM 37
If your loosing confidence in people.. call 1COR.13
If people seem unkind.. call JOHN 15
If dicouraged about your work.. call PSALM 126


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,589 other followers