Nama Nama Istana Kepresidenan di Negara Kesatuan Republik Indonesia

Ternyata Indonesia memiliki 6 istana kepresidenan. Istana-istana ini tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, Bogor, Cipanas, Yogyakarta, dan Bali. Coba simak deh..

Istana Merdeka dan Istana Negara

Istana kepresidenan yang berada di Jakarta ada dua, yaitu Istana Merdeka dan Istana Negara. Istana Merdeka ini berada di Jalan Merdeka Utara dan menghadap Taman Monumen Nasional (Monas). Istana Merdeka ini menjadi tempat kediaman resmi Presiden Republik Indonesia. Istana ini juga digunakan untuk upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi setiap tanggal 17 Agustus.

Sementara, Istana Negara berada di Jalan Veteran. Istana ini menghadap ke Sungai Ciliwung. Kedua istana ini dihubungkan dengan halaman tengah yang luasnya kira-kira setengah lapangan sepak bola. Pemerintah Republik Indonesia memusatkan kegiatan pemerintahannya di kedua istana tersebut.

Istana Bogor

Istana Kepresidenan Bogor terletak di Jalan Ir. H. Juanda No. 1, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat. Istana ini berdiri di atas tanah seluas 28,86 hektar dan berada di ketinggian 290 meter dari permukaan laut. Uniknya, di halaman istana yang luas ini terdapat 591 rusa totol yang dipelihara. Selain itu, halaman istana ini juga ditanami 346 jenis pepohonan.

Menurut data kepustakaan, Istana Bogor ini terdapat 37 bangunan. Beberapa bangunannya memiliki fungsi penting. Misalnya, Gedung Induk yang terdiri dari delapan ruang, yaitu Ruang Garuda, Ruang Teratai, Ruang Film, Ruang Makan, Ruang Kerja Presiden, Ruang Perpustakaan, Ruang Famili dan Kamar Tidur, serta Ruang Tunggu Menteri. Ada pula Gedung Utama Sayap Kiri, Gedung Utama Sayap Kanan, dan Paviliun I-IV.

 

Gedung Agung Yogyakarta

Istana kepresidenan yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal dengan sebutan “Gedung Agung” atau “Gedung Negara”. Nama ini berkaitan dengan fungsi dari gedung utama istana tersebut, yaitu sebagai tempat penerimaan tamu-tamu agung.

Istana ini berada di Jalan Akhmad Yani, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondoman, Kota Madya Yogyakarta. Istana yang dibangun pada 1869 ini, berseberangan dengan Museum Benteng Vredeburg.

Gedung induk di istana adalah Gedung Agung. Ada pula beberapa wisma, seperti Wisma Negara, Wisma Indraphrasta, Wisma Sawojajar, Wisma Bumiretawu, dan Wisma Saptapratala.

Oh ya, di sini, juga terdapat kompleks Seni Sono yang terletak di sebelah selatan. Kompleks ini semula milik Departemen Penerangan. Sekarang, dijadikan tempat penyimpanan koleksi bendabenda seni, gedung pameran, dan perkantoran.

Istana Tampak Siring

Istana Tampaksiring berada di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Pulau Bali. Kompleks istana ini terdiri dari lima gedung utama dan satu pendapa.

Gedung ini didirikan dalam rangka kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN XIV. KTT ini diselenggarakan di Tampaksiring, tanggal 7—8 Oktober 2003.

Istana Tampaksiring memang kerap dipergunakan untuk konferensi. Namun, ruang utamanya juga dapat dipergunakan sebagai ruang resepsi dan ruang jamuan makan malam kenegaraan.

Istana Cipanas

Ada juga istana yang dibangun untuk tempat peristirahatan dan persinggahan presiden. Contohnya, Istana Cipanas. Istana ini berada di Desa Cipanas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bangunan istana ini berdiri di atas tanah seluas kurang lebih 26 hektar. Sementara, luas bangunannya sekitar 7.760 meter persegi.

Di tempat ini, terdapat sumber mata air panas yang mengandung mineral. Air panas yang mengandung mineral memang bisa menjaga kesegaran dan kebugaran tubuh. Karena itu, didirikanlah dua buah bangunan pemandian di istana ini, khusus untuk menampung limpahan mata air panas itu.

Sengaja posting mengenai nama nama istana kepresidenan ini untuk menambah pengetahuan kita, tak lupa semangat di hari pahlawan 10 Nopember 2009.

NB : diolah dari berbagai sumber

About these ads

About iOSrim

Gadget and Technology View all posts by iOSrim

2 responses to “Nama Nama Istana Kepresidenan di Negara Kesatuan Republik Indonesia

  • jandri

    Kepada Yth :
    Bapak Presiden Republik Indonesia
    Bapak Susilo Bambang Yudho yono di-
    Jakarta

    Kami masyarakat Desa Medang Kec Medang Deras Kab Batu Bara Sumut melaporkan Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan yaitu :

    1. Didaerah kami dusun tangkahan Desa Medang kec Medang Deras kab Batu Bara Sumut ada hutun mangrove yang telah gunduli dengan memakai alat berat escapator
    2. Di dalam tanah hutan itu ada sungai yang telah ditutupi dengan tanah galian tersebut

    a. Pada tgl 30juni 2010 kepala Dinas Kehutanan dan Polisi hutan kabupaten Batu Bara ber sama polisi hutan propinsi Sumut turun kelapangan menangkap orang yang merambah hutan tersebut namanya pak Hamzah Rangkuti dan dibawalah pak Hamzah Rangkuti bersama kawan kawannyn dimintai keterangan oleh polisi hutan propinsi Sumut diMedan Mengapa sampai saat ini hutan itu tetap dirambah oleh pak hamzah rangkuti dkk dengan memakai alat berat escapator sedangkan surat izin dari Menteri kehutanan tidak ada sama sekali
    b. Dan masalah tentang sungai pada tgl 20juli 2010 Bapak Camat Medang Deras bersama stapnya dan juga hadir Bapak sekretaris Desa Medang turun langsung kelapangan untuk melihat sungai tersebut yang sudah ditutupi tanah disaksikan oleh Pak Hamzah Rangkuti

    Menurut Pak Hasan Cut orang tua dusun tangkahan tersebut dahulunya dilahan hutan ini ada sungai tempat kami lewat kalau mau pergi kelaut dan juga sewaktu Pak Haji Bashar Menjual tanah ini perbatasan dengan sungai itu keterangan pak hasan cut pada Bapak Camat dan pak Hamzah Rangkuti pada waktu itu disaksikan beberapa orang masyarakat Desa Medang maka diambillah kesepakatan pada hari itu untuk mengadakan musyawarah dikantor Kepala Desa Medang tetapi sampai saat ini belum ada musyawarah yang dilakukan

    Kami masyarakat desa medang bermohon dan mengharapkan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia yang terhormat untuk menindak tegas oknum yang merambah hutan dan juga yang menutupi sungai tersebut karena tak ada izin dari menteri kehutanan dan melanggar undang undang tentang lingkungan

    Atas perhatian Bapak Presiden Republik Indonesia kami ucapkan terima kasih, Semoga Bapak Presiden Republik Indonesia dilindungi oleh ALLAH SWT dalam menjalani aktivitas sehari hari Amin Yarobbal Alamin.

    Atas Nama Masyarakat Desa Medang

    JANRI
    NB
    Sekali lagi kami bermohon dan mengharapkan
    Semoga Bapak presiden republjk Indonesia
    Menurunkan timnya untuk datang kedesa kami
    Untuk melihat langsung lahan hutan tersebut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,397 other followers

%d bloggers like this: